Dongeng di Relief Sojiwan


Candi Sojiwan

Share on      

Candi ini mungkin tidak seterkenal Prambanan atau Borobudur, namun sejarah yang tersimpan didalamnya tak kalah menarik.

Candi Sojiwan terletak di Jalan Banjarsari, Kwaron, Kebon Dalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Terdiri dari satu candi induk yang diatasnya terdapat ornamen stupa-stupa kecil yang indah. Di sekitar candi terdapat satu buah stupa hasil rekonstruksi, tepatnya terdapat di sebelah kanan candi. Atau jika dari pintu masuk, stupa berukuran sedang inilah yang akan menyambut para pengunjung sebelum memasuki pintu utama candi induk. Di samping stupa sedang ini terdapat tumpukan batu yang belum direkonstruksi bagaimana bentuk asalnya.

Candi ini merupakan candi hasil perpaduan dari dua keyakinan, yaitu Hindu dan Buddha. Terlihat dari bentuk candi yang ramping dan lancip seperti ciri candi Hindu pada umumnya, namun pada bagian atap candi banyak dihiasi stupa kecil yang mencirikan agama Buddha. Menurut catatan sejarahnya, Candi Sojiwan adalah peninggalan dari Kerajaan Mataram Kuno yang dibangun pada abad ke-9.

Candi ini dibangun oleh Dyah Balitung sebagai candi pedharman untuk neneknya, Nini Haji Rakryan Sanjiwana yang kemudian menjadi asal nama candi indah ini. Terdiri dari atap candi, badan candi, dan kaki candi dimana terdapat relief yang bercerita banyak hal. Diantaranya berisi relief tentang fabel kera yang memperdaya buaya, kisah garuda dan kura-kura, serigala dan perempuan yang tamak, hingga cerita tentang orang yang sedang baku hantam, seorang raja yang bersantai dengan seorang puteri, kisah pedagang dan prajurit, dan masih banyak lainnya. Anda dapat membaca informasi dan penjelasan mengenai relief ini di museum yang ada di dekat candi. Di dalam candi induk hanya ruangan kosong dan tiga tempat duduk arca, namun tidak ada arca didalamnya.

Untuk mencapai lokasi candi yang indah ini, Anda harus melewati jalanan yang sedikit rumit. Hal itu karena candi ini terletak di tengah pemukiman warga yang jalannya memang tidak terlalu lebar. Jika Anda dari Arah Solo, belok ke kiri di perempatan sebelum pintu masuk Candi Prambanan. Setelah itu ikuti jalan hingga melewati rel kereta, kembali lurus sampai bertemu dengan penunjuk jalan berwarna hijau bertuliskan “Candi Sojiwan” di ujung. Lalu ikuti penunjuk jalan untuk berbelok ke kanan. Tak jauh dari situ sudah tampak Candi Sojiwan dengan gagahnya siap menyambut kedatangan Anda. Atau jika agak susah mencarinya, Anda dapat mengakses GoogleMaps untuk mengetahui rute terbaik menuju candi ini.

Tiket masuk ke candi ini lebih murah daripada yang lain, yaitu sebesar 8 ribu rupiah untuk turis domestik, dan 25 ribu rupiah untuk turis asing. Setelah anda parkir, anda akan diminta untuk mengisi buku pengunjung dan membeli tiket. Anda akan menemui Museum Arsitektur Candi di sebelah kiri jalan masuk menuju candi. Di dalamnya terdapat informasi mengenai struktur bangunan dan berbagai macam bahan untuk mendirikan candi di Jawa khususnya.

Kami sempat mengobrol dengan salah satu pengurus Candi Sojiwan yang juga tenaga dari BPCB Jawa Tengah. Menurut beliau, candi ini masih tersimpan misteri di dalamnya karena penggalian belum tuntas dilakukan. Seperti batu-batu yang masih tersusun secara acak di sekitar candi, diduga masih ada candi perwara yang belum terungkap keberadaannya. Beberapa waktu yang lalu pada saat penggalian tanah di dekat badan candi untuk menanam tiang penangkal petir, masih ditemukan pripih pada kedalaman sekitar satu sampai dua meter dari permukaan tanah.


Related

Candi Plaosan Saksi Cinta Dua Dinasti on 24 Januari 2020, 09:04 WIB

Tak akan ada habisnya membicarakan peninggalan sejarah dari masa klasik di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Berbagai macam temuan sudah... more

Wisata malam di Balai Kota Solo on 25 November 2019, 01:28 WIB

Sudah malam tapi masih pengen dolan? ada spot menarik nih di pusat kota Solo, samperin aja Balai Kota, kantor orang nomor satu di Solo.... more

Wisata sambil belajar sejarah peradaban manusia purba di Museum Sangiran on 25 November 2019, 00:43 WIB

Jika Anda sedang berkunjung ke Solo dan sekitarnya jangan lupa mampir ke Museum Sangiran di Sragen untuk explore tempat baru sekaligus... more

Yuk Eksplor Lapangan Niti Mandala Renon! on 22 Juli 2019, 13:45 WIB

Sebelum mulai eksplorasi, kayaknya kita bahas dikit deh sejarah dari lapangan yang jadi jantung kota Denpasar ini. Okay, jadi Lapangan Niti... more