Candi Plaosan Saksi Cinta Dua Dinasti


Candi Plaosan

Share on      

Tak akan ada habisnya membicarakan peninggalan sejarah dari masa klasik di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Berbagai macam temuan sudah berhasil diungkap dengan berbagai wujud. Mulai dari pustaka sastra hingga situs percandian sepertinya sudah lengkap di wilayah ini. Salah satu yang dikenal oleh masyarakat luas adalah Candi Plaosan. Candi ini terletak di Dukuh Bugisan, Desa Plaosan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Candi ini juga sering disebut dengan Candi Kembar karena memang terdiri dari dua candi induk yang bersebelahan. Di sekeliling candi induk, terdapat banyak candi perwara dan stupa-stupa yang beberapa sudah berhasil direkonstruksi kembali. Dengan bercorak Buddha, candi ini rupanya dibangun oleh Sang Maharatu Pramordhawardhani, seorang putri beragama Buddha dari Dinasti Syailendra yang menikah dengan seorang putra mahkota beragama Hindu dari Dinasti Sanjaya, yaitu Rakai Pikatan yang juga mendampingi Sang Puteri pada masa pembangunan candi ini. Meskipun keduanya memiliki perbedaan keyakinan dan agama, namun cinta keduanya dapat terus bersatu dan diabadikan dengan banyak candi di wilayah ini. Berdirinya candi Plaosan juga menandai dapat bersatunya dua kepercayaan dan dua dinasti besar yang sedang berkuasa pada masa itu.

Lokasi candi ini cukup mudah untuk ditemukan. Anda cukup mengikuti jalan menuju pintu masuk Candi Prambanan, tetapi tidak usah berbelok ke gerbang masuk. Ikuti jalan lurus sampai menjumpai pertigaan besar yang di sebelah kanan terdapat penunjuk jalan berwarna coklat bertuliskan CANDI PLAOSAN. Ikuti penunjuk jalan untuk berbelok ke kanan lalu lurus terus ikuti jalan hingga terlihat siluet candi di sisi kiri jalan. Di sepanjang perjalanan, anda tidak akan merasa jenuh, karena akan disuguhi dengan pemandangan sawah hijau yang membentang hingga sesampainya di candi ini. Tiket masuk cukup terjangkau. Cukup 10.000 rupiah untuk turis domestik, dan 50.000 rupiah untuk turis mancanegara.

Candi Plaosan memiliki dua kompleks yang bernama Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul yang letaknya berdekatan. Cukup 2 menit dengan berjalan kaki. Keduanya sangat indah, namun Plaosan Kidul lebih sepi oleh pengunjung.

Candi Plaosan Lor terdiri dari dua bangunan candi induk. Di dalam kedua bangunan tersebut masing-masing memiliki tiga ruangan di dalamnya. Di setiap ruangan terdapat dua arca Buddha yang menghadap depan. Di halaman luar candi induk terdapat rumput hijau yang membentang menambah keindahan kedua bangunan indah ini. Di sekeliling luar halaman terdapat candi-candi perwara dan stupa yang megah. Candi-candi kecil tersebut rupanya memiliki relief yang berbeda antara yang mengelilingi candi yang satu dan yang lain. Setiap candi perwara memiliki relief perempuan dan relief seorang laki-laki yang terpisah satu sama lain. Diduga penggambaran ini menunjukkan Rakai Pikatan dan Pramodhawardhani yang saling menghormati satu sama lain dan saling mengabadikan dalam bentuk relief. Pada candi induk juga banyak relief perempuan dan laki-laki serta kepala buddha yang menghiasi dinding candi.

Candi Plaosan Kidul cenderung lebih sederhana. Banyak batu-batu yang belum tersusun dengan baik. Namun sudah terbangun sekitar 4 bangunan candi kecil di dalam kompleks tersebut. Namun untuk bangunan utamanya belum terekonstruksi dengan sempurna. Banyak batuan yang berasal dari pecahan stupa yang masih berserakan. Untuk masuk kesini, tidak ada tiket dan biaya masuk. Namun, pengunjung diminta untuk tetap menjaga kebersihan di kedua lingkungan candi karena bagaimanapun juga, cagar budaya harus selalu kita lindungi untuk menjaga eksistensi sejarah bangsa kita.


Related

Wisata malam di Balai Kota Solo on 25 November 2019, 01:28 WIB

Sudah malam tapi masih pengen dolan? ada spot menarik nih di pusat kota Solo, samperin aja Balai Kota, kantor orang nomor satu di Solo.... more

Wisata sambil belajar sejarah peradaban manusia purba di Museum Sangiran on 25 November 2019, 00:43 WIB

Jika Anda sedang berkunjung ke Solo dan sekitarnya jangan lupa mampir ke Museum Sangiran di Sragen untuk explore tempat baru sekaligus... more

Yuk Eksplor Lapangan Niti Mandala Renon! on 22 Juli 2019, 13:45 WIB

Sebelum mulai eksplorasi, kayaknya kita bahas dikit deh sejarah dari lapangan yang jadi jantung kota Denpasar ini. Okay, jadi Lapangan Niti... more

BBM Arema Jaya untuk Penggemar Bakwan Malang on 22 Juli 2019, 13:31 WIB

Satu lagi nih, kuliner di kota Solo yang cukup menggoda dan harus kalian coba! Namanya Bakso Bakwan Malang (BBM) Arema Jaya. Bakso satu ini... more